Jumat, 03 Juni 2011

Salamah Tokoh Muslim (Salimafillah)

  1. Lembaran sejarah hijrah Ummat Islam ke Madinah,barangkali tdk bisa melupakan torehan tinta seorang ibu dan putrinya yg masih balita #salamah
  2. Keduanya, hanya dengan mengendarai unta dan tidak ada seorang lelakipun yang menemaninya, #salamah
  3. meski kemudian ditengah jalan ada orang yang iba dan kemudian mengantarnya, berani menembus kegelapan malam,#salamah
  4. melewati teriknya siang dan melawan ganasnya padang sahara, mengarungi perjalanan yang amat panjang dan melelahkan, #salamah
  5. kurang lebih 400 km. Dialah Salamah dan ibunya, Hindun bin Abi Umayyah atau sejarah lebih sering menyebutnya dengan Ummu #Salamah
  6. Ummu #Salamah adalah putri dari pemuka kaum kaya dibani Mughirah
  7. pemuka kaum kaya dibani Mughirah, Abi Umayyah. Parasnya jelita dan ia adalah seorang yang cerdas. #Salamah
  8. Setelah menginjak usia remaja ia dinikahkan dengan Abdullah bin Abdul Asad Al-Makhzumi. #Salamah
  9. Lalu keduanya berkat hidayah Allah SWT menyatakan keislamannya
  10. Ketika kaum Muslimin berhijrah keMadinah, keduanya ikut pula didalamnya #Salamah
  11. meski tidak dalam waktu yang bersamaan. Abdullah (Abu Salamah) berangkat terlebih dahulu, #Salamah
  12. setelah itu Ummu Salamah menyusul seorang diri dengan anaknya. #Salamah
  13. Lalu mulailah mereka berdua menjalani kehidupannya bersama anak-anaknya dikota Madinah tercinta. #Salamah
  14. Dia seorang istri yang penuh cinta bagi suaminya, Abu Salamah ‘Abdullah bin ‘Abdil Asad bin Hilal bin ‘Abdilla… (cont)http://deck.ly/~9xu14
  15. Dalam beratnya cobaan dan gangguan, mereka meninggalkan negeri Makkah menuju Habasyah untuk berhijrah, membawa keimanan. #salamah
  16. Di negeri inilah Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha melahirkan anak-anaknya, Salamah, ‘Umar, Durrah dan Zainab. #salamah
  17. Tatkala terdengar kabar tentang Islamnya penduduk Makkah, mereka pun kembali bersama kaum muslimin yang lain #salamah
  18. amun, ternyata semua itu berita hampa semata, hingga mereka pun harus beranjak hijrah untuk kedua kalinya menuju Madinah. #salamah
  19. di sanalah mereka membangun hidup bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. #salamah
  20. Selang beberapa lama di Madinah, seruan perang Badr bergema. Abu#Salamah RA masuk dalam barisan para shahabat yang terjun dalam pertempuran
  21. Begitu pula ketika perang Uhud berkobar, Abu Salamah radhiyallahu ‘anhu ada di sana, hingga mendapatkan luka-luka. #salamah
  22. Tak lama Ummu #Salamahberdampingan dengan kekasihnya, karena Abu Salamah harus kembali ke hadapan Rabb-nya akibat luka2 yang dideritanya.
  23. Ummu Salamah melepas kepergian Abu Salamah pada bulan Jumadits Tsaniyah tahun keempat Hijriyah dengan pilu.#salamah
  24. Dia mengatakan, “Siapakah yang lebih baik bagiku daripada Abu Salamah?”#Salamah
  25. Berulang kali dia berucap demikian,hingga akhirnya diucapkannya doa yg pernah diajarkan oleh kekasihnya,jauh hari sebelum Abu#Salamah tiada
  26. Kala itu, Ummu #Salamah berkata kpd suaminya“Aku telah mendengar bahwa seorang wanita yg suaminya tiada,dan suaminya itu termasuk ahli surga
  27. kemudian dia tidak menikah lagi sepeninggalnya, Allah mengumpulkan mereka berdua di surga. #Salamah
  28. Mari kita saling berjanji agar engkau tidak menikah lagi sepeninggalku dan aku tidak akan menikah lagi sepeninggalmu.” #Salamah
  29. Mendengar perkataan istrinya, Abu Salamah mengatakan, “Apakah engkau mau taat kepadaku?” Kata Ummu#Salamah
  30. “Ya.” Abu Salamah berkata lagi, “Kalau aku kelak tiada, menikahlah! #Salamah
  31. ya Allah, berikan pada Ummu #Salamahsepeninggalku nanti seseorang yang lebih baik dariku,
  32. yang tak akan membuatnya berduka dan tak akan menyakitinya.” #Salamah
  33. Waktu terus berjalan. Ummu Salamah pun telah melalui masa ‘iddahnya sepeninggal Abu #Salamah
  34. Datang seorang yang paling mulia setelah Rasulullah SAW Abu Bakr Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu untuk meminang Ummu #Salamah
  35. Namun Ummu Salamah menolaknya. Setelah itu, datang pula Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu #Salamah
  36. menawarkan pinangan pula ke hadapan Ummu Salamah. Kembali Ummu Salamah menyatakan penolakannya.#Salamah
  37. Ternyata Allah Subhanahu wa Ta’ala hendak menganugerahkan sesuatu yang lebih besar daripada itu semua.#Salamah
  38. Datanglah Rasulullah SAW kepada Ummu #Salamah radhiyallahu ‘anha, membuka pintu baginya untuk memasuki rumah tangga nubuwwah
  39. Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha menjawab tawaran itu, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku adalah wanita yang sudah cukup berumur#Salamah
  40. dan aku memiliki anak-anak yatim, lagi pula aku wanita yang sangat pencemburu.” Dari balik tabir #Salamah
  41. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menanggapi, “Adapun masalah umur, sesungguhnya aku lebih tua darimu.#Salamah
  42. Adapun anak2 maka Allah akan mencukupinya. Sedangkan kecemburuanmu, maka aku akan berdoa kepada Allah agar Allah menghilangkannya.” #Salamah
  43. Tak ada lagi yang memberatkan langkah Ummu Salamah untuk menyambut uluran tangan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. #Salamah
  44. Bulan Syawwal tahun keempat setelah hijrah adalah saat-saat yang indah bagi Ummu #Salamah
  45. Berita tentang kecantikan Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha sempat meletupkan kecemburuan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha. #Salamah
  46. Ketika itu ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha sangat bersedih. Dia menahan diri sampai memiliki kesempatan melihat Ummu #Salamah
  47. Tatkala datang kesempatan itu, ‘Aisyah melihat kecantikan Ummu Salamah berkali lipat daripada gambaran yang sampai padanya. #Salamah
  48. Aisyah pun mengisahkan, “Setelah itu, aku sempat melihatnya lagi dan dia memang seperti yang dikatakan oleh Hafshah.” #Salamah
  49. pd Dzulqa’dah tahun 6 setelah hijrah, Rasulullah SAW bersama 1400 orang muslimin menunaikan ‘umrah di Makkah #salamah
  50. mmu Salamah radhiyallahu ‘anha turut menyertai perjalanan beliau ini.#Salamah
  51. Namun setiba beliau dan para shahabat di Dzul Hulaifah untuk berihram dan memberi tanda hewan sembelihan.#Salamah
  52. kaum musyrikin Quraisy menghalangi kaum muslimin. Dari peristiwa ini tercetuslah perjanjian Hudaibiyah.#salamah
  53. Perjanjian itu di antaranya berisi larangan bagi kaum muslimin memasuki Makkah hingga tahun depan. #salamah
  54. Betapa kecewanya para shahabat saat itu, karena mereka urung memasuki Makkah. #salamah
  55. Usai menyelesaikan penulisan perjanjian itu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pun memerintahkan kepada para shahabat. #salamah
  56. “Bangkitlah, sembelihlah hewan kalian, kemudian bercukurlah!” Namun tak satu pun dari mereka yang bangkit. #salamah
  57. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mengulangi perintahnya hingga ketiga kalinya, namun tetap tak ada satu pun yang beranjak. #salamah
  58. Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menemui Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha dan menceritakan apa yang terjadi. #salamah
  59. Ummu Salamah pun memberikan gagasan kepada beliau, “Wahai Rasulullah, apakah engkau ingin agar mereka melakukannya? #salamah
  60. Bangkitlah, jangan berbicara pada siapa pun hingga engkau menyembelih hewan dan memanggil seseorang untuk mencukur rambutmu.” #salamah
  61. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam berdiri, kemudian segera melaksanakan usulan Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha. #salamah
  62. seketika itu juga, para shahabat yang melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallammenyembelih hewannya.#salamah
  63. dan menyuruh seseorang untuk mencukur rambutnya serta bangkit untuk memotong hewan sembelihan mereka dan saling mencukur rambut#salamah
  64. Semenjak bersama Abu Salamah radhiallahu ‘anhu, Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha meraup banyak ilmu.#salamah
  65. Terlebih lagi setelah berada dalam naungan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam,di bawah bimbingan nubuwwah, Ummu #Salamahmendulang ilmu
  66. uga dari putri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, Fathimah radhiyallahu ‘anha. #salamah
  67. Ummu Salamah menyampaikan apa yang ada pada dirinya hingga bertaburanlah riwayat dari dirinya.#salamah
  68. Tercatat deretan panjang nama2 ulama besar dari generasi pendahulu yang mengambil ilmu darinya. #salamah
  69. Dia termasuk fuqaha dari kalangan shahabiyah. Ummu #Salamah telah melalui rentang panjang masa hidupnya dengan menebarkan banyak faidah.
  70. asa-masa kekhalifahan pun dia saksikan hingga masa pemerintahan Yazid bin Mu’awiyah. #salamah
  71. Pada masa inilah terjadi pembunuhan cucu Rasulullah SAW , Al-Hasan bin ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhuma.#salamah
  72. Ummu Salamah sangat berduka mendengar berita itu. Dia benar-benar merasakan kepiluan. #salamah
  73. Tak lama setelah itu,Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha kembali menghadap Rabb-nya.Tergurat peristiwa itu pada tahun 61 setelah hijrah #salamah
  74. Diantara para istri Rasulullah SAW, Ummu Salamah adalah istri yang tertua.#salamah
  75. tuk menghormatinya,Rasulullah SAW kebiasaannya sehabis sholat Ashar,beliau mengunjungi memulainya dgn Ummu #Sa… (cont)http://deck.ly/~3wskR
  76. Ummu #Salamah wafat pada usia 84 th, bulan Dzul-Qo`dah,tahun 59 Hijrah atau 61 Hijrah dan dikebumikan diBaqi`. Wallahu a`lam bish-Showab.

Sa’d ibn Abi Waqqash Gelisah (Salimafillah)

Shalih(in+at), izinkan Salim berkisah sedikit tentang pengalaman Sa’d ibn Abi Waqqash membersamai Nabi SAW di suatu malam yang mencekam.
  1. Suatu malam menjelang kedatangan pasukan Ahzab ke Madinah, demikian Sa’d ibn Abi Waqqash berkisah, keadaan demikian mencekam. #Gelisah
  2. Sungguh tepat apa nan digambarkan Allah; tak tetap lagi penglihatan kami & hati serasa naik menyesak ke tenggorokan. (QS 33: 10) #Gelisah
  3. Malam itu aku terbangun dan ingat akan RasuluLlah. Atas keinginan sendiri, aku beranjak, lalu berjaga di dekat kediaman beliau. #Gelisah
  4. Saat aku di sana, RasuluLlah bersabda dengan suara agak dikeraskan. “Adakah lelaki Shalih yang malam ini sudi menjaga kami?” #Gelisah
  5. Maka aku segera menjawab, “Labbaika Yaa RasulaLlah! Di sini Sa’d ibn Abi Waqqash berjaga untukmu!” #Gelisah
  6. Sesungguhnya yang paling kusukai dari sabda beliau adalah kata-kata “Lelaki Shalih”, semoga itu menjadi doa bagi diriku. #Gelisah
  7. Beliau keluar menemuiku dengan senyum tulusnya. Setelah memberikan arahan & memesankan nasehat, beliau masuk kembali. #Gelisah
  8. Di larut itu, tiba-tiba kudengar bunyi keras menderu-deru dari ujung kota. Bergegas kunaiki kudaku dan kutuju arah asal suara. #Gelisah
  9. Aku memacu kudaku. Sampai di satu tempat gelap, dari arah berlawanan muncul bayangan penunggang kuda. Kusiapkan busur & panahku. #Gelisah
  10. Ketika mendekat, aku terkesiap. Ternyata dia RasuluLlah! Aku bertanya, “Dari mana engkau ya Nabi? Sungguh aku #gelisah atas deru tadi!”
  11. “Aku khawatir, pasukan musuh dalam jumlah besar datang untuk menyerang Madinah. Mohon pulanglah, dan izinkan aku memeriksanya.”#Gelisah
  12. RasuluLlah tersenyum padaku dan bersabda, “Tenangkan dirimu hai Sa’d. Aku telah memeriksanya. Dan itu hanya suara angin gurun.” #Gelisah
  13. Aku terperangah, takjub & malu. Aku, si peronda, telah didahului oleh Sang Nabi yang kujaga dalam memeriksa kemungkinan bahaya. #Gelisah
  14. Kisah Sa’d ini menjadi pembelajaran indah. Bahwa Sang Nabi meminta dijaga bukan karena manja atau suka dilayani pengikutnya. #Gelisah
  15. Kesiagaan & kegesitan beliau bahkan terbukti lebih tinggi daripada Sa’d yang meronda. Permintaan dijaga itu adalah pendidikan. #Gelisah
  16. Sungguh menakjubkan; pemimpin ini adalah pembawa kedamaian, tak cuma dalam kata. Tapi dengan tindakan yang didasari ketulusan. #Gelisah
  17. Tapi kasih sayang agung yang membuat seluruh hidupnya terabdi untuk melayani, tak menghalangi untuk tetap mendidik sahabatnya. #Gelisah
Demikian sekelimut kisah di hashtag#Gelisah. Moga mengilhamkan kita tuk menjadi pembawa damai di hati orang-orang yang kita pimpin. Amiin.

Sirah (Kultwit Salim A Fillah)

  1. Tentang pengambilan tanah Fadak; BENAR. Abu Bakr mengalih-milikkan tanah itu kepada negara. Tapi itu bukanlah tanah Fathimah. #Sirah
  2. Itu adalah bagian milik RasuluLlah SAW. Saat beliau wafat, Fathimah menuntutnya sebagai hak waris, tapi Abu Bakr menolaknya. #Sirah
  3. Alasannya; tanah itu adalah bagian Nabi SAW sebagai ‘Rasul’ sebagaimana ditetapkan Al Quran, bukan bagian beliau sebagai pribadi. #Sirah
  4. Maka hak tanah tersebut melekat pada fungsi kepemimpinannya, yakni negara. Apalagi ada hadits yang dipersaksikan sahabat-sahabat.. #Sirah
  5.  ”Kami, para Nabi, tidaklah mewariskan (harta)”, yang menguatkan keputusan Abu Bakr itu. Fathimah memang marah atas keputusan ini.#Sirah
  6.  ’Ali RA, demi menjaga perasaan Fathimah, menahan diri dari membai’at Khalifah Abu Bakr sampai Fathimah meninggal 5 bulan kemudian. #Sirah
  7. Riwayat tentang ‘kemarahan Fathimah’ ini, kata Ibn Katsir dalam Al Bidayah wan Nihayah, terasa aneh. Tetapi jika demikian adanya.. #Sirah
  8. ..lanjut beliau, kita terima sebagai sisi manusiawi yang semua insan harus dimengerti karenanya. Catatan lain, pendapat bahwa.. #Sirah
  9.  ..’Ali tak membai’at Abu Bakr karena tak mengakui keutamaan Ash Shiddiq terbantah dengan riwayat hasutan Abu Sufyan ke beliau KW. #Sirah
  10. Satu hari, Abu Sufyan ibn Harb mendatangi ‘Ali & berkata, “Mengapa urusan ummat ini diserahkan pada lelaki dari kabilah terlemah? #Sirah
  11.  -Abu Bakr dari Bani Taim-, Wahai Abal Hasan, sesungguhnya kami -Bani ‘Umayyah- di belakang kalian -Bani Hasyim-, perintahkanlah!” #Sirah
  12. ‘Ali tersenyum & menjawab, “Hai putra Harb, apakah kau masih ingin menjadi musuh Islam setelah menjadi muslim? Sesungguhnya.. #Sirah
  13.  ..kaum Muslimin telah sepakat untuk memilih sahabat RasuluLlah yang paling dekat, satu di antara 2 yang berada dalam gua, yang.. #Sirah
  14. ..begitu berkah jiwa & hartanya bagi Islam. Kami ridha padanya walau dalam ikatan keluarga, kami lebih dekat dengan RasuluLlah.” #Sirah
  15. Betapa dekatnya Abu Bakr & ‘Ali terlihat ketika suatu hari di masa Khilafah-nya, Ash Shiddiq menggendong Al Hasan & Al Husain. #Sirah
  16. Saat itu, dengan mencanda & tertawa-tawa sementara ‘Ali di sampingnya, Abu Bakr berkata, “Kalian betul-betul mirip Sang Nabi.. #Sirah
  17. ..Dan sama sekali tidak mirip ‘Ali!”, lalu beliau terbahak-bahak diiringi ‘Ali yang juga tertawa terpingkal-pingkal.#Sirah
  18. “Pernah terjadi”, ujar ‘Ali, “Allah mencela seluruh penduduk bumi kecuali Abu Bakr Ash Shiddiq, dalam firmanNya di QS 9: 40.” #Sirah




Sirah (Shafiyah) # Kultwit Salimafillah

1. Shafiyah ialah putri Huyai ibn Akhthab, pemimpin Yahudi Bani Nadhir nan terusir dari Madinah ke Khaibar sebab khianati perjanjian. #Sirah
2. Satu hari, Shafiyah bercerita pada suaminya, Kinanah ibn Abil Huqaiq: dia mimpi melihat bulan turun dari ufuk & memasuki biliknya. #Sirah
3. Kinanah murka & langsung menamparnya berulang-ulang hingga bilur wajahnya. “Rupanya kamu berkhayal diperistri Nabi Arab itu hah?!” #Sirah
4. Shafiyah kaget sebab dia sama sekali tak terfikir sejauh itu & tak pernah menyebut nama Muhammad. Lalu terjadilah Perang Khaibar. #Sirah
5. Ayah & suami Shafiyah tewas dalam perang tersebut & dia menjadi tawanan pasukan Sang Nabi. Datanglah Dihyah ibn Khalifah Al Kalby. #Sirah
6. Lelaki istimewa yang wajahnya sering dipinjam Malaikat Jibril untuk tampil di hadapan insan ini mengajukan permohonan pada Rasul. #Sirah
7. “Ya RasuluLlah”, ujar Dihyah, “Dulunya aku seorang Ahli Kitab -Nasrani-, maka anugerahilah aku seorang tawanan Khaibar yang…” #Sirah
8. …jugalah Ahli Kitab -Yahudi-, semoga Allah jadikanku perantara hidayah baginya & dia menjadi pendamping hidup shalihah bagiku.” #Sirah
9. Dihyah ibn Khalifah sangat rupawan, maka Nabi-pun memilihkan baginya seorang wanita tercantik di antara para tawanan; Shafiyah. #Sirah
10. Tapi datanglah seorang sahabat yang mengajukan keberatan; “Ya RasulaLlah, mengapa kau serahkan putri pemimpin Nadhir & istri..” #Sirah
11. …pemuka Quraizhah kepada Dihyah? Demi Allah, sungguh berdasar kehormatan dirinya, Shafiyah hanya pantas untuk engkau sendiri!” #Sirah
12. Sebab para sahabat lain mendesak beliau demikian, maka Nabi memanggil Dihyah & menawarkannya untuk mengambil tawanan yang lain. #Sirah
13. Mendengar Shafiyyah hendak diambil Nabi sendiri, Dihyah begitu bersyukur & sampaikan kerelaan hatinya demi kemuliaan wanita itu. #Sirah
14. Kala Shafiyyah dihadapkan, Nabi menawarinya Islam & Shafiyah-pun MASUK ISLAM (Cek mis; Al Mubarakfury 493, Ibn Hisyam 2/306, 309) #Sirah
15. Setelah Shafiyyah masuk Islam maka Nabi lalu menikahinya & yang meriasnya adalah Umm Sulaim. Bekas tamparan suaminya masih ada. #Sirah
16. Nabi menanyakan hal itu demi memastikan apakah dia diperlakukan dengan baik sebagai tawanan. Shafiyyah lalu mengisahkan mimpinya. #Sirah
17. Nabi tersenyum lalu menghiburnya. Anas mengisahkan, dalam walimah RasuluLlah-Shafiyyah tak dihidangkan daging, tapi susu & hais. #Sirah
18. Hais: campuran kurma cincang, keju, remahan roti, & yoghurt. Seharian itu, Abu Thalhah menjaga kemah Nabi tanpa tidur sekejappun. #Sirah
19. Paginya Nabi bertanya mengapa wajah Abu Thalhah kusut. “Aku menjagamu terus Ya RasulaLlah. Aku takut Shafiyah mencelakaimu…” #Sirah
20. “…sebab bagaimanapun, kita telah membunuh suami, ayah, & memerangi kaumnya.” Nabi senyum & bersabda agar Abu Thalhah istirahat. #Sirah
21. Nabi bersabda pada beberapa sahabat, “Jagalah Abu Thalhah & Umm Sulaim sebagaimana mereka telah berbuat baik kepadaku & istriku.” #Sirah
22. Setelah menyelesaikan beberapa urusan di Khaibar & Fadak, pasangan Muhammad-Shafiyyah kembali ke Madinah. Anas RA meriwayatkan… #Sirah
23. …bahwa saat berangkat Nabi-Shafiyyah sangat mesra; mereka berkendaraan bersama dengan Nabi memangku Shafiyyah di atas unta. #Sirah
24. Adapun Shafiyyah mengisahkan bahwa berulangkali dia terkantuk & tersandar pada Nabi hingga Nabi menegur & mendoakannya kebaikan. #Sirah
25. Satu hari di Madinah terbitlah cemburu ‘Aisyah hingga diapun membentak Shafiyah dengan kasar, “Hai gadis Yahudi!” Shafiyah sedih. #Sirah
26. Shafiyah merasa telah berusaha sepenuhnya untuk jadi MUSLIMAH & isteri Nabi yang baik, tapi mengapa masa lalunya diungkit-ungkit. #Sirah
27. Maka mengadulah dia pada Nabi sembari menangis, & beliaupun mendengarkan sepenuh hati & berupaya menghiburnya dengan penuh kasih. #Sirah
28. “Jika lain kali ada yang mengataimu begitu, jawablah: Ayahku Nabi Harun, Pamanku Nabi Musa, & Suamiku Nabi Muhammad!”, ujar Nabi. #Sirah
29. Maka demikianlah Shafiyah mendampingi beliau, hingga satu hari ‘Aisyah yang cemburu lagi menumpahkan kesalnya pada RasuluLlah. #Sirah
30. “Tidakkah kau tahu Ya RasulaLlah”, ujar ‘Aisyah, “Bahwa Shafiyyah itu wanita yang terpendek tubuhnya di antara kami?” Nabi marah. #Sirah
31. Urat kemerahan muncul di antara kedua alis beliau, lalu dengan tetap memandang tajam tapi bicara lembut, Nabi menasehati ‘Aisyah. #Sirah
32. “WaLlah duhai putri Ash Shiddiq, kau telah mengucapkan perkataan nan andai jatuh ke samudra, niscaya bisa mengubah sifat airnya!” #Sirah
33. Demikian sekelumit tentang Shafiyyah bint Huyai, Ummul Mukminin, Ibunda kita tercinta. Mau lanjut tentang Mariyah Al Qibthiyah… #Sirah
34. Sebelum lanjut ke Mariyah; izinkan Salim sedikit mengulas kaidah dari Gurunda @syukronamin yang menyatakan ‘Syarat Rawi Hadits… #Sirah
35. ..adalah Muslim. Sebab itu, lanjut Gurunda @syukronamin, Shafiyyah & Mariyah TIDAK MERIWAYATKAN HADITS. Berikut saya RT beliau. #Sirah
36. RT @syukronamin: Syarat seseorg yg bisa meriwayatkan Hadits haruslah Muslim. That’s why, Maria & Shafia tdk meriwayatkan Hadits. @salimafillah
37. Yang saya temukan -waLlahu A’lam bish shawab, mohon koreksi Gurunda @syukronamin- ternyata Shafiyah meriwayatkan beberapa hadits. #Sirah
38. Jumlah hadits yang diriwayatkan Shafiyah ada 25 dalam Kutubut Tis’ah; Shahih Al-Bukhari 7 Hadits, Shahih Muslim 1 Hadits, … #Sirah
39. …Sunan At-Tirmizi 3 Hadits, Sunan Abi Dawud 3 Hadits, Sunan ibn Majah 2 Hadits, di Musnad Ahmad 7, & Sunan Ad-Darimiy 2 Hadits. #Sirah
40. Haditsnya ia riwayatkan langsung dari Rasulullah. Orang yang meriwayatkan darinya ialah anak saudaranya dan bekas budak-budaknya. #Sirah
41. Di antaranya; Kinanah & Yazid ibn Ma’tab, ‘Ali ibn Al-Husain ibn ‘Ali, Muslim ibn Shafwan, & Ishak ibn ‘Abdullah ibn Al-Harits. #Sirah
42. Nah, jika keterangan ini benar; bahwa ternyata Shafiyah meriwayatkan 25 hadits, maka kaidah Gurunda @syukronamin sungguh tepat. #Sirah
43. Yakni bahwa Shafiyyah ini seorang muslimah; sebab menurut Gurunda @syukronamin, syarat meriwayatkan hadits adalah memeluk Islam. #Sirah
44. Demikianlah tambahan keterangan tentang Shafiyah atas kaidah Gurunda @syukronamin; mohon berkenan mengoreksi jika Salim keliru. #Sirah
45. Sudah malam Shalih(in+at), #Sirah tentang Mariyah lanjut esok insyaaLlah ya. Salim mau melanjutkan menonton serial Saint Seiya dulu;P
46. Menyeksamai cerita di Hades’ Sanctuary & Hades’ Inferno: mencoba memahami aneka keyakinan yang dicampur-aduk & ambil hikmahnya;) #Sirah
47. Selamat rehat Shalih(in+at), semoga Allah jaga iman dalam dada, menggamit selalu langkah-langkah kita dalam taat & taqwa. Amiin. #Sirah

Kekuatan Ruhani (Kultwit Salim A Fillah)

1. Mari takjubi kisah para Shalihin. Pada ilmu & daya #ruhani mereka terkandung cahaya Allah. Maka bahkan ejekannya pun jadi jalan hidayah.
2. Seperti kisah Ibn Hajar Al 'Asqalani; penulis Fathul Bari yang termasyhur itu, ketika suatu hari melintas dengan kereta mewahnya. #Ruhani
3. Beliau dicegat oleh seorang Yahudi penjual minyak ter. Penampilan keduanya bertolak belakang. Ibnu Hajar tampak anggun & megah. #Ruhani
4. Sementara Yahudi penjual minyak ter itu dekil, compang-camping, berbau busuk, & kumal. Dicegatnya Ibnu Hajar lalu dia bertanya. #Ruhani
5. "Nabimu mengatakan bahwa dunia adalah penjara bagi orang mukmin & surganya orang kafir

, benarkah demikian?", ujarnya. #Ruhani
6. "Betul, demikianlah sabda beliau SAW", sahut Ibnu Hajar tersenyum. "Kalau begitu akulah mukmin & kamu kafir!", hardik si Yahudi. #Ruhani
7. "Oh", sahut Ibnu Hajar sembari tersenyum lagi, "Mengapa bisa demikian hai Ahli Kitab yang malang?" Jawab si Yahudi, "Coba lihat.. #Ruhani
8. ...aku hidup dalam susah dan nestapa sebagai penjual minyak ter, maka aku merasa terpenjara, maka aku mukmin. Sementara kamu... #Ruhani
9. ...hidup mewah dan megah, maka kamu seperti di surga, sehingga sesuai hadits tadi, kamu adalah orang kafir." Ibnu Hajar menyimak. #Ruhani
10. Setelah tersenyum lagi, beliau berkata, "Sudikah jika aku jelaskan padamu makna yang benar dari hadits itu duhai cucu Israil?" #Ruhani
11. "Dunia adalah penjara bagi seorang mukmin seperti diriku, sebab segala kemewahan yang kunikmati sekarang, tak ada apa-apanya... #Ruhani
12. ...dibandingkan apa yang Allah sediakan untuk kami di surga. Dalam kemewahan ini, kami menanti nikmat yang jauh lebih berlipat." #Ruhani
13. "Maka hakikatnya, dunia ini penjara buat kami. Sementara kau, di dunia memang payah & menderita, tapi semua nestapamu itu... #Ruhani
14. ...tiada artinya dibanding apa yang Allah sediakan bagimu kelak di neraka. Duniamu yang menyiksa itu, sungguh adalah surga... #Ruhani
15. ...tempatmu masih bisa tersenyum, makan, & minum; menanti siksa abadi kelak di neraka sejati." Yahudi penjual ter itu ternganga. #Ruhani
16. Lalu dengan mata berkaca-kaca, dia berkata lirih, "Asyhadu anlaa Ilaaha illaLlaah, wa asyhadu anna Muhammmadan RasulaLlah.." #Ruhani
17. Segera, tanpa memedulikan pakaiannya yang mungkin terkotori, Ibnu Hajar memeluk si penjual minyak ter yang kini telah berislam. #Ruhani
18. "Selamat datang! Selamat datang saudaraku! Selamat atas hidayah Allah padamu, pujian hanya milikNya!" Mereka berrangkulan erat. #Ruhani
19. Hari itu, si penjual minyak ter dibawa Ibnu Hajar ke rumahnya, dididik, & akhirnya menjadi salah seorang muridnya yang utama. #Ruhani
20. Begitulah kekuatan ilmu & #ruhani yang tersambung ke langit suci. Orang Shalih itu mengilhami, bahkan 'ejekan'nya, jadi jalan hidayah:)

Istighfar (Kultwit Salim A Fillah)

1. Moga Allah jaga kita dari banyak berdosa hingga tak sempat ber-istighfar. Moga dijadikanNya kita sibuk istighfar & tak sempat berdosa.

2. Yang ber istighfar itu menggembirakan Allah melebihi bahagia orang yang untanya kembali setelah hilang di gurun. (HR Al Bukhari-Muslim)

3. Yang ber istighfar itu dicintai Allah (QS 2: 222) Orang yang bertaubat adalah kekasih kesayanganNya (HR Ibn Majah).

4. Yang ber istighfar itu diampuni khilafnya, dihapus kesalahannya, & disembuhkan dari dosanya seperti terobatinya penyakit. (Qatadah, RA)

5. Yang ber istighfar itu diampuni dosanya bagai selamatnya terpidana yang dimaafkan korbannya, dihapus bukti-buktinya, dipulihkan namanya.

6. Yang ber istighfar selamat dari neraka seperti selamatnya puncak gunung dari gelap jurang & timur dari sentuhan barat. (HR An Nasa’i)

7. Yang ber istighfar dapat balasan surga, di bawahnya mengalir sungai-sungai, kekal di dalamnya, sebaik-baik pahala amal. (QS 3: 135-136)

8. Yang ber istighfar itu mengecewakan syaithan yang bersumpah dengan kemuliaan Allah tuk sesatkan insan selama ruh di jasadnya. (HR Ahmad)

9. Yang ber istighfar membuat syaithan putus asa sebab segala jerih payahnya di dunia justru buat si hamba termuliakan di surga. (Ali, RA)

10. Istighfar meredam ‘adzab nan nyaris saja menimpa (QS 8: 33). Allah takkan ilhamkan istighfar pada mereka nan hendak di’adzab. (Ali, RA)

11. Sesiapa ber istighfar terGEMBIRAkan di tiap duka, terLAPANGkan dalam sempitnya, & RIZQI dari arah tak terduga. (HR Ahmad & Abu Dawud)

12. Rizqi seseorang bisa tertahan oleh dosa-dosanya (HR Ahmad dll) Pembukanya istighfar, maka langit & bumi curahkan rizqi. (QS 71: 10-12)

13. Istighfar itu membersihkan hati, seteluah dikeruhkan dosa yang bagai noktah hitam. (HR At Tirmidzi) Hati bersih, suci pula fikir & laku.

14. Seseorang DIANGKAT DERAJAT-nya di surga, lalu dia bertanya pada Allah: Mengapa? Dijawab: Karena istighfar anakmu untukmu. (HR Ahmad)

15. Istighfar adalah sunnah Nabi SAW yang beliau tekankan bahkan dengan angka 70 & 100 per hari (HR Al Bukhari). Mengikut sunnah itu mulia.

16. Yang ber istighfar adalah sebaik-baik anak Adam yang semua berkesalahan & semulia-mulia hambaNya. (HR At Tirmidzi, Ibn Majah, Al Hakim)

17. Istighfar adalah sifat dari hamba Allah yang sejati nan melekat dengan sifat sabar, benar, berketaatan, & dermawan. (QS 3: 15-17)

18. Istighfar itu menyelamatkan dari sifat zhalim, sebab yang tak mau bertaubat hakikatnya menzhalimi diri & orang lain. (QS 7: 23, 49: 11)

19. Istighfar itu mempermudah karunia KETURUNAN & harta luar biasa berupa kebun produktif & sungai pribadi nan mengalir. (QS 71: 10-12)

20. Istighfar itu mencegah paceklik kekeringan, mengundang hujan yang menyuburkan bumi, & menguatkan negara-bangsa. (QS 11: 52)

21. Istighfar menghadirkan keberuntungan (QS 24: 31). 'Aisyah: beruntunglah yang catatan amalnya terisi banyak istighfar. (HR Al Bukhari)

22. Istighfar itu menjadikan keburukan & kejahatan dalam diri diganti Allah dengan tersemayamnya kebajikan. (QS 25: 70)

23. Istighfar itu menjaga iman si pendosa "..Selama dia bertaubat & yakin tiada yang mengampuni kecuali Allah, maka dia mukmin." (HR Ahmad)

24. Istighfar mempertahankan keberadaan iman. "Berdosa-bertaubat-berdosa-bertaubat dst, masih termasuk cirinya mukmin." -Hasan Al Bashri-

Bahagia (Kultwit Salim A Fillah)

Kultwit yang disampaikan oleh Gurunda Salim A. Fillah tentang #BahagiaAdalah, silakan disimak :

1. #BahagiaAdalah Insyaf bahwa tiap nikmat membawa ujian. Seperti tampanmu: cemburu, keterbuangan, perbudakan, nafsu, penjara, kuasa. #YUSUF

2. #BahagiaAdalah Kau impikan 11 bintang, bulan, & mentari sujud padamu. Itulah awal petualangan hidup nan paling bermakna & berliku. #YUSUF

3. #BahagiaAdalah Dia cantik, kaya, kuasa. Kau tergoda, kau terhasrat, tapi nama RabbMu lebih agung dalam dada. Larimu terkoyak baju. #YUSUF

4. #BahagiaAdalah Wanita-wanita mabuk mentakjubi parasmu, tersayat-sayat jari mereka tanpa rasa. Tapi katamu: Penjara lebih kusuka. #YUSUF

5. #BahagiaAdalah Saat dia yang kau cinta, tapi pernah nyaris bersama jatuh dalam petaka, kini tersatu lagi di jalan yang diridhaiNya #YUSUF

6. #BahagiaAdalah Saat kau berhasil sembunyikan gelegak hati karena disebut ‘Pencuri’, demi mulusnya drama keluarga nan menyejarah. #YUSUF

7. #BahagiaAdalah Saat kau yang buta mencium bau khas anak tersayang nan hilang. Tapi anak lain candaimu: Kau masih dalam sesatmu. #YA’QUB

8. #BahagiaAdalah Saat kau pejam mata; mengeja cinta pada sibiran tulang sekaligus taat pada Pencipta Kehidupan. Domba itu muncul. #IBRAHIM

9. #BahagiaAdalah Kau, wanita ringkih & bayi merah ditinggal di gersang mematikan. Katamu tegar: Allah takkan pernah sia-siakan kami. #HAJAR

10. #BahagiaAdalah Saat baik sangkamu harus ditopang upaya; kau lari bolak-balik 7 kali unjukkan kesungguhan. Zam-zam di kaki bayimu. #HAJAR

11. #BahagiaAdalah Tahu bahwa Allah bisa memuliakan dan mendidik dengan cara apapun. Jika tak sabar bertugas, sabarlah dalam musibah. #YUNUS

12. #BahagiaAdalah Harta langsak, milik musnah, anak mati satu-satu, sakitmu rontokkan jasad. Ujarmu: Sisakan hati&lisan mendzikirMu. #AYYUB

13. #BahagiaAdalah Merencanakan agar sesuai dengan rencanaNya, bertindak dalam kehendakNya. “Jadilah kehendakMu, bukan kehendakku.” #ISA

14. #BahagiaAdalah Berdiri malam-malam, bersujud dalam-dalam. Lalu sedekahkan hati yang terisi cinta Ilahi pada segenap penghuni bumi. #Nabi

15. #BahagiaAdalah Membagi senyum ketika kau terluka, memberi minum ketika kau dahaga, menghibur jiwa-jiwa ketika kau berduka. #Nabi

16. #BahagiaAdalah Ditawari tinggal dalam syahdu-sentausa di langit sana, tapi kau pilih turun ke bumi. Menebar bajik, halaukan serik. #Nabi

17. #BahagiaAdalah Malaikat tawari binasakan orang nan sakitimu. Jawabmu: Ampunilah sebab mereka tak tahu, kelak keturunannya esakanMu #Nabi

18. #BahagiaAdalah Dipanggang terik, pasir membara, tindihan batu, cambukan kejam, darah berlelehan. Lisanmu teguh berucap, “Ahad!” #Bilal

19. #BahagiaAdalah Kau jaga Sang #Nabi, tubuhmu koyak 70 luka nan mencucurkan merah. Doamu: Ambil darahku Tuhan, sampai Kau ridha. #Thalhah

20. #BahagiaAdalah Terkejut di depanNya: “Allah, amalku tak sebanyak ini” FirmanNya: “Memang. Tapi kau inspirasi. Pahala mereka untukmu jua”
 
21. #BahagiaAdalah Kebaikanmu terceritakan pada dunia, lalu manusia terilham untuk berkarya. Adapun kau, bersembunyi menanti pahalaNya.

22. #BahagiaAdalah Iri pada mereka yang diberi limpahan harta & ilmu, lalu kita janji pada Allah akan BERBUAT lebih jika diberi nan serupa.

23. #BahagiaAdalah Saat orang lain hanya bisa bicarakan keburukanmu. Maka gugurlah dosamu. Sementara kebaikanmu tersimpan dalam senyum Tuhan

24. #BahagiaAdalah Saat prasangka tak bisa mengalahkan akhlaqmu, saat kebencian tak meruntuhkan adilmu, saat dendam tenggelam dalam maafmu.

25. #BahagiaAdalah Saat kau membalas semua yang kotor & keji dengan yang baik & suci. Sebab hanya itu yang kau punya tuk dibagi. #Nabi

26. #BahagiaAdalah Saat dendam kau anggap bagai racun: ditenggak sendiri tapi berharap orang lain yang mati. Lalu kaupun memaafkan :)

27. #BahagiaAdalah Membersamai orang shalih. Wajahnya ingatkan pada surga, kata-katanya mendzikirmu akan Allah, amalnya mengilhami berkarya

28. #BahagiaAdalah Allah hadir di mata yang kaupakai melihat, telinga yang kauguna mendengar, tangan untuk bertindak, kaki untuk melangkah.

29. #BahagiaAdalah Janji yang tertunaikan, amanah yang tersampaikan, silaturrahmi yang tersambung kembali.

30. #BahagiaAdalah Masa lalumu tak membelenggu, masa depanmu tak menghantu, masa kinimu terisi puncak karya yang kau bisa.

31. #BahagiaAdalah Saat hati, lisan, dan perbuatan menarikan kebenaran dan kebaikan dalam selarasnya irama. Tak satupun yang sumbang.

32. #BahagiaAdalah Berani jujur pada hati dan kuat mengikuti bisik nurani. Kadang memang tersepi dan sunyi. Tapi senyum Tuhan membersamai.

33. #BahagiaAdalah Ditutup aib kita, diampuni dosa-dosa, dan dijadikan lebih baik pribadi ini dari semua kemuliaan yang disematkan manusia.

34. #BahagiaAdalah Dalam pandangan diri merasa rendah, dalam penilaian orang dianggap tengah-tengah, di sisi Allah jadi yang paling mulia.

35. #BahagiaAdalah Hidup dlm prasangka baik sesama pada kita, lalu mensyukuri baik sangka itu dengan berjuang tuk menjadi benar-benar baik.

36. #BahagiaAdalah Tak usah banyak cerita tentang diri. Yang mencinta tak memerlukan. Yang benci takkan percaya. Cukup penilaianNya saja ;)

37. #BahagiaAdalah Setelah tahu bahwa kita tak bisa selalu peroleh apa yang kita suka, kita belajar untuk menyukai apapun yang kita peroleh.

38. #BahagiaAdalah Lapang hati menerima nan tak terubah, keberanian bertindak atas ia yang bisa diubah, & kebijaksanaan membedakan keduanya.

39. #BahagiaAdalah Keterampilan menyampaikan kebenaran atas kesalahan dia yang terkasih, ketika semua kata luruh ditelan rasa-rasa.

40. #BahagiaAdalah Berhasil menyembunyikan ibadah pada Allah dari mata manusia, dan menampakkan bekasnya nyata-nyata berupa akhlaq mulia.
41. #BahagiaAdalah Selalu menjaga agar sebuah IKATAN -persaudaraan, pernikahan, apapun- lebih berharga daripada SITUASI yang sedang terjadi.

42. #BahagiaAdalah Berbagi senyum kecil&pujian sederhana, agar hati nan nyaris putus asa kembali percaya bahwa ia berhak&layak berbuat baik.

43. #BahagiaAdalah Bisa membenci kesalahan, tapi tetap memperlakukan pelakunya dengan cinta. Baik yang silap diri sendiri maupun orang lain.

44. #BahagiaAdalah Meneladani ahli surga nan sahaja, melepas segala sesak dada akibat beban rasa pada sesama. Damai bagi diri dan dunia.

45. #BahagiaAdalah Ketika merasa bahwa semua orang punya masalah dengan kita, curiga bahwa diri kita inilah masalahnya. Lalu benahi jiwa ;)

46. #BahagiaAdalah Jika semua kelebihan yang dipunya tak bisa menumbangkan kerendahan hati kita.

47. #BahagiaAdalah Saat ikhlasmu bagai susu. Tak campur kotoran, tak tersusup darah. Murni, bergizi, menguati. Langit ridha, bumi terilhami.

48. #BahagiaAdalah TIDAK bersaing dalam rasa derita. ie: Ketika ada yang berkata, “Pesawat saya delay 3 jam”, kita sambut, “Lha saya 8 jam!”

49. #BahagiaAdalah Menjadi karang yang ridha ditumbuhi lumut, lalu keangkuhannya remuk menjadi butiran hara yang menyuburkan bumi.

50. #BahagiaAdalah Mati dalam ‘amal terbaik, tinggalkan jejak yang ditumbuhi harum melati, atau dibenami pancang tuk bergayutnya anak-cucu.

51. #BahagiaAdalah Keyakinan atas kebenaran yang tak menghalangi penghormatan pada mereka nan berbeda. #ParaImamMadzhab

52. #BahagiaAdalah Kawan mulia. Jika berkunjung, katanya, “Sebab keutamaanmu.” Jika kita tandang, ujarnya, “Ini kemurahan hatimu.” #Syafii

53. #BahagiaAdalah Memaknai semua aniaya sebagai berfoya. Dibuang itu tamasya, dipenjara itu rehat, dibunuh menghadap Kekasih. #IbnuTaimiyah


Sekian